Sejarah dan Pemindahan Mumi Firaun Ke Musium di Kairo



Firaun merupakan bahasa arab, asal kata dari fir’awn.  Jika dilihat dari bahasa ibrani adalah paroh, yang artinya adalah gelar yang di dalam penelitian sebuah diskusi dunia modern di seluruh penguasa mesir kuno dari semua periode.  Pada dahulu kala sebuah gelar ini mulai di gunakan untuk penguasa yang merupakan pemimpin keagamaan dan politik kesatuan mesir kuno. Untuk penyederhanaannya ada mufakat umum diantara penulis modern untuk menggunakan istilah ini untuk merujuk penguasa mesir semua periode dan firaun mengaku tuhan. Ketika wafat  firaun dimakamkan bersama harta bendanya di makam berhias tulisan hieroglif. 


Jenazahnya diawetkan dengan ramuan khusus minyak dan garam  kemudian di bungkus dengan kain kedap udara yang di ikat, karena firaun dianggap sebagai wakil bangsa mesir di hadapan para dewa. Kedamaiannya di dalam kehidupan di alam baka merupakan harapan semua anggota masyarakat.


Baru baru ini terjadi iring-iringan yang mewah berjudul parade emas firaun dengan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit ini diadakan untuk memindahkan 22 mumi firaun penguasa mesir 18 raja dan empat ratu itu terjadi di tempat museum mesir, menuju museum yang baru bernama museum nasional peradaban mesir sejauh lima kilo meter. Iring iringan tersebut dijaga dengan ketat, parade ini juga teselenggara setahun setelah mesir mengalami kenaikan pesat kasus covid baru baru ini. Dengan begitu pemerintah setempat juga ada anjuran mengenai dengan pelarangan adanya keramaian di tempat terbuka dengan seiring dengan penurunan jumlah kasus covid 19 dan jumlah kematian.  


Salah satu daya tarik megenai diadakannya parade tersebut adalah raja ramses II firaun paling tersohor pada era kerajaan baru. Dia berkuasa selama 67 tahun dan di kenang atas penandatanganan traktat perdamaian pertama. Khusus untuk memindahkan para mumi firaun ini, pemerintah mesir secara khusus untuk menempatkan mereka ke dalam kotak berisi nitrogen sebagai pelindung dari kondisi eksternal, rute untuk menuju museum juga di adakan pengaspalan ulang agar supaya perjalannya menuju tujuan terasa lebih mulus. Parade tersebut diatur  menurut masa kekuasaan mereka, dari penguasa dynasty 17 seqenere taa II hingga ramses IX yang berkuasa padaabad ke 12 SM. 


Kementrian parawisata dan kepurbakalaan menjalani yang terbaik guna memastikan para mumi firaun ini stabil., terjaga dan berada dalam lingkungan yang suhunya di kendalikan, kata salima ikram, professor ilmu mesir kuno dari American university di kairo. Para mumi firaun itu sudah banyak di pindahkan di kaioro dan sebelumnya di thebes, ketika mereka di pindahkan dari makam masing masing ke empat lain untuk keamanan, sebagaian besar mumi firaun penguasa mesir kuno mesir di bawa dari luxor ke kairo menggunakan kapal dengan melintasi sungai nil. Tapi ada juga mumi firaun di pindahkan melalu jalur kereta kelas satu. Selama satu abad terakhir, mumi mumi firaun tersebut di tempatkan di museum mesir dan di kunjungi para turis dari manca Negara.


Lembah raja raja

Pemerintah mesir  beraharap museum baru yang sudah dibangun, dan akan di buka sepenuhnya di bulan September iini untuk supaya mendorong para wisatawan asing untuk berkunjung. Karena hal ini merupakan sumber utama devisa bagi Negara tersebut, pasalnya, selama satu decade terakhir, industry parawisata Negara di seluruh dunia banyak yang pada tutup, khususnya Negara mesir yang banyak di terpa masalah politik dalam negeri  baru baru ini. Meskipun di pandang sebagai acara menakjubkan dan menyenangkan, umi mumi firaun mesir juga di kaitkan dengan takhayul dan kengerian.

  


Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.